Hari ini adalah hari ke-tujuh belas di tahun 2024. Libur tahun baru selama 3 hari sudah usai dan di sinilah aku sekarang, sudah berada di kantor dan kembali bingung harus melakukan apa karena belum banyak pekerjaan yang bisa ku kerjakan. Tetapi pikiranku sudah ramai lalu lalang seperti biasanya. Yah, ku rasa tahun baru tidak ada yang berbeda. Dariku, maupun dari orang-orang sekitarku.
Orang-orang biasanya mengawali tahun baru dengan flashback bagaimana kehidupan mereka selama setahun di tahun 2023. Kalau kamu menanyakannya padaku, maka tahun 2023 adalah salah satu tahun paling berkesan untukku karena di tahun itu terjadi perubahan yang cukup besar di hidupku.
Di tahun 2023, aku harus melepas pekerjaanku sebagai surveilans di puskesmas, tapi alhamdulillah setelahnya diberi pekerjaan baru sebagai aparatur sipil negara di tempat yang berbeda. Aku kehilangan teman-teman dekatku di puskesmas yang sudah ku anggap seperti saudaraku sendiri, tapi alhamdulillah setelahnya aku kembali menemukan teman-teman baru di lingkungan yang baru. Meskipun belum bisa sepenuhnya akrab, tapi alhamdulillah, semua pasti terjadi karena kehendak Tuhan dan aku hanya bisa menjalaninya. Aku meninggalkan kehidupanku sebagai anak kos di Kab. Banyumas, untuk kembali menjadi anak rumahan yang tinggal bersama orang tua dan adik-adikku di Kota Semarang, dan kembali menjadi pelaju perjalanan hampir setiap hari ke kantor yang berada di Kab. Semarang. Seperti kata Banda Neira, "yang patah tumbuh, yang hilang berganti".
Beradaptasi dengan lingkungan baru tidaklah mudah, tentu saja. Apalagi bagi diriku yang introvert ini. Seringkali aku kehabisan tenaga menyamakan energiku dengan teman-temanku yang sebagian besar adalah extrovert. Aku juga terkadang masih merasa mental breakdown ketika aku merasa gabut dan tidak punya hal yang bisa ku kerjakan di kantor, sementara teman-temanku yang lain sibuk dengan pekerjaannya. Rasanya aku hanya bekerja "serabutan", bekerja hanya jika ada yang membutuhkanku. Jika dibilang apakah aku menyesal membuat keputusan untuk bekerja di sini? Ya, sedikit ada penyesalan terus terang. Tapi semua ada plus-minus nya, meskipun mungkin sekarang yang aku temukan di sini lebih banyak minus-nya. Bagaimanapun, aku hanya bisa menjalaninya sampai waktunya tiba nanti. Aku rasa aku harus lebih banyak bersyukur atas apa yang aku jalani dan apa yang aku miliki sekarang.
Di tahun ini, aku tidak tahu apa saja yang akan terjadi ke depan. Bulan Januari ini terasa lebih lama dari biasanya. Rasanya seperti sudah menjalani sebulan penuh, padahal tanggal baru menunjukkan tanggal 17. Baru pertengahan bulan. Ada sedikit kekhawatiran akan banyak hal yang belum terjadi di depan sana, tapi kembali lagi, bukankah semuanya sudah ditentukan dan aku tinggal menjalaninya? Aku berharap tahun ini, aku dan hidupku bisa menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih banyak bersyukur, lebih banyak bahagia, lebih banyak menghargai setiap orang, setiap moment dalam hidup. Aku ingin "lebih hidup", tidak hanya menjadi zombie yang mengulang rutinitas yang sama dengan hati yang berat tanpa menikmatinya. Ada banyak tempat yang ingin aku kunjungi. Ada banyak makanan yang masih belum aku cicipi. Aku ingin bisa lebih mencintai diriku melebihi aku mencintai orang lain.
Hidup harus terus berjalan bagaimanapun keadaannya.
*Photo by Ryoji Iwata on Unsplash

Komentar
Posting Komentar